Setelah permainan selesai, sisakan waktu untuk membahas satu keputusan tim dan satu kebiasaan yang bisa dicoba lagi saat bekerja.
Mulai dari satu momen
Setelah sebuah tantangan kelompok, minta peserta memilih satu momen yang mengubah jalannya permainan. Bisa saat tim membagi peran, menemukan informasi baru, atau berhenti untuk menyamakan arah. Satu kejadian yang bisa diingat bersama membuat percakapan lebih mudah dimulai.
Berikan satu menit untuk mencatat sebelum membuka diskusi. Orang yang butuh waktu untuk berpikir jadi punya kesempatan untuk ikut berbicara. Kalau kelompoknya besar, minta peserta berdiskusi berpasangan sebelum berbagi ke forum.
Pakai tiga pertanyaan
- Apa yang terjadi? Minta peserta menyebut apa yang mereka lihat atau dengar. Misalnya, dua orang memberi aba-aba berbeda saat kelompok sedang memindahkan alat.
- Apa yang membantu tim bergerak lagi? Cari tindakan yang bisa diulang. Mungkin tim mulai lancar setelah menunjuk satu pemberi aba-aba dan meminta anggota mengulang instruksinya.
- Di mana kita bisa mencobanya minggu ini? Pilih satu situasi yang dekat dengan pekerjaan sehari-hari, seperti serah terima shift, briefing kru, atau rapat lintas divisi.
Pisahkan pengamatan dari penilaian terhadap orangnya. Kalau muncul komentar seperti “tim ini kurang kompak”, ajak kelompok kembali ke momen tertentu. Tanyakan instruksi apa yang didengar, siapa yang memegang informasi, dan apa yang dilakukan setelahnya.
Tutup dengan satu percobaan
Ambil satu jawaban dari diskusi dan jadikan percobaan yang kecil. Contohnya, pada dua briefing berikutnya, petugas yang menerima tugas mengulang tiga hal yang disepakati sebelum briefing ditutup. Sepakati siapa yang akan mengajak tim mencoba dan kapan mereka akan mengecek apakah kebiasaan itu membantu.
Untuk sesi singkat, sisihkan sekitar sepuluh menit. Gunakan dua menit untuk mencatat, lima menit untuk membahas satu momen, dan tiga menit untuk menentukan percobaan. Tim pulang dengan satu tindakan yang bisa mereka uji, plus kesempatan untuk membicarakan hasilnya.
